Investasi berarti penanaman modal untuk jangka panjang atau manfaatnya bisa dirasakan setelah beberapa waktu yang dalam hal ini merupakan investasi sektor sosial berupa gizi atau perbaikan gizi, pendidikan dan kesehatan. ketiga hal ini saling berkaitan karena dalam proses perbaikan gizi, dipengaruhi oleh pengetahuan seseorang mengenai pentingnya perbaikan gizi dan juga mengenai cara untuk memerbaiki keadaan gizi. pengetahuan ini didapat dari pendidikan, baik pendidikan formal misalnya di sekolah kesehatan atau pendidikan informal, misalnya sharing dengan teman dan beragam informasi dari media massa, sehingga akhirnya perbaikan gizi yang didasari pengetahuan itu dapat mebuat seseorang lebih sehat.
Status gizi seseorang dapat berpengaruh terhadap tumbuh kembang fisik dan mental seseorang, terutama sejak anak didalam kandungan hingga berusia kanak - kanak yang merupakan masa emas yang merupakan masa kritis untuk tumbuh kembang fisik, mental, dan sosial karena pada masa ini terjadi proses tumbuh kembang otak yang sangat pesatyang akan menentukan kualitas dirinya ( SDM ) pada masa ketika ia dewasa nantinya.
Investasi di sektor sosial ini akan memerbaiki keadaan gizi masyarakat yang merupakan salah satu faktor penentu untuk meningkatkan kualitas SDM . dengan meningkatnya kualitas SDM, maka produktivitas kerja pun akan semakin meningkat, sehingga keadaan ekonomi pun semakin meningkat. dengan terjadinya perbaikan ekonomi maka kemiskinan pun akan semakin berkurang dan hal tersebut akan berdampak pada peningkatan kualitas SDM dan akan mebuat seseorang merasa bahwa investasi sektor sosial ( Gizi, Kesehatan, dan Pendidikan ) merupakan hal yang mendasar dan penting sehingga seseorang tersebut akan kembali berinvestasi di sektor sosial yang selanjutnya akan meningkatkan keadaan gizi dan seterusnya.
Secara umum, dapat dikatakan bahwa peningkatan ekonomi merupakan dampak dari berkurangnya kejadian kurang gizi karena berkurangnya biaya yang berkaitan dengan kematian dan kesakitan yang sekaligus akan meningkatkan produktivitas
Manfaat ekonomi yang dapat diperoleh sebagai dampak dari perbaikan status gizi adalah karena berkurangnya kematian bayi dan anak balita, berkurangnya biaya perawatan untuk neonatus, bayi dan balita. produktivitas meningkat karena berkurangnya anak yang menderita gizi buruk, dan ada peningkatan kemampuan intelektualitas dan berkurangnya biaya karena penyakit kronis serta meningkatnya manfaat intergenerasi melalui peningkatan kualitas kesehatan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar